Mafia39 Slot Demo : Palang Pintu Kerata Api di Bangun di Cerme Gresik Cegah Kecelakaan
Berita Asik, Berita keren, Berita Tequini, Jakarta Slot Online, Teknologi

Mafia39 Slot Demo : Palang Pintu Kerata Api di Bangun di Cerme Gresik Cegah Kecelakaan

Mafia39 Slot Demo : Langkah berkelanjutan dalam mencegah tragedi di pelintasan kereta api mengemuka dengan gagah. Kerja sama erat antara Polres dan Pemerintah Kabupaten Gresik telah menciptakan momentum bersejarah, melalui pendirian palang pintu anggun di titik rawan di wilayah Cerme.

Gemilangnya peresmian palang pintu di persimpangan rel ini dirayakan pada Jumat (11/8/2023), dipersembahkan oleh Kapolda Jawa Timur yang cemerlang, Irjen Toni Harmanto. Dijuluki JPL 356 Jambu Cerme, sentuhan keselamatan ini berlokasi di Dusun Jambu, Desa Semampir, menghadirkan tanda tanya besar bagi masa depan perlintasan.

Toni, dengan kewibawaan seorang pahlawan, mengungkapkan kekhawatirannya sebagai pelayan publik terhadap perlintasan tanpa penjaga yang telah hadir selama ini. Ia tak dapat menutup mata terhadap tragedi yang sering kali terjadi di sana, karena ketiadaan palang pintu yang berani.

Mafia39 Slot Demo : Palang Pintu Kerata Api di Bangun di Cerme Gresik Cegah Kecelakaan

“Dalam sorotan matahari ini, kebahagiaan merebak seperti bunga mekar. Bangunan megah palang pintu perlintasan kereta api di Kabupaten Gresik melambangkan kemenangan menghadirkan keselamatan, meredam cemas akan malapetaka berdarah,” seru Toni, suaranya merambat di seantero daerah.

Toni memaparkan, laporan catatan hitam tahun 2021 mencatat 144 kejadian mengerikan di lintasan kereta tanpa pengawas di Jatim. Angka yang mencekam, tahun 2022 melompat tinggi hingga 175 kecelakaan.

“Namun tidak demikian di tahun 2023, meskipun halaman kalender belum beranjak jauh, 31 peristiwa menakutkan telah menyapa kita di wilayah Jatim. Melalui portal keselamatan seperti ini, harapan terbit di langit biru, angka bencana tereduksi,” Toni berseri-seri, seakan menyinari ruang-ruang gelap.

Dari perspektif hukum yang ditilik oleh Toni, gelombang kecelakaan kereta ini tak hanya dilandasi oleh kelalaian individu. Ia meyakinkan, tanggung jawab sejati terletak pada pundak para pemimpin, yang harusnya menjamin keselamatan jiwa warganya di setiap langkah di perlintasan membahayakan.

“Gema terima kasih mengalun, disuarakan untuk Bupati Gresik, para pemangku jabatan, serta seluruh warga yang turut menggagas cahaya harapan ini, di lintasan berbahaya yang kini dijaga oleh palang pintu. Bersama-sama, angan tak ada lagi mimpi buruk kereta melintas,” Toni berbicara dengan hati yang tulus.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyempurnakan harmoni dengan ucapan terima kasih pada kedatangan sang pahlawan di perhelatan megah palang pintu ini. Acara ini ditinggali oleh Kapolres Gresik yang cemerlang, AKBP Adhitya Panji Anom, serta senyapnya tugas-tugas strategis Forkopimda Kabupaten Gresik.

Melangkah pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Gresik telah mempersembahkan tujuh palang pintu di titik-titik perlintasan kereta api. “Langkah tidak terhenti pada palang pintu semata, pos penjagaan dibangun dengan tekad kuat, pengawal jiwa hadir tanpa jeda,” Gus Yani menyinari arah.

Tindakan ini terpahat sebagai bentuk nyata dari upaya Pemerintah Kabupaten Gresik, menjunjung tinggi keselamatan rakyat dari bayang-bayang bencana kereta api. Mendatang, rencana akan diwujudkan, dua palang pintu perlintasan kereta api tambahan akan memperkuat perisai keselamatan.

“Kami bersumpah pada semangat tak berkesudahan, palang pintu akan terus berdiri di setiap perlintasan tanpa penjaga. Titik demi titik, kita bersama membangun pagar perlindungan, menuntaskan babak kelam dalam riwayat perlintasan kereta ini,” Gus Yani menandaskan.


Sumber: https://www.detik.com/jatim/berita/d-6872529/palang-pintu-kereta-api-dibangun-di-cerme-gresik-cegah-kecelakaan

Kunjungi Novel Mafia39 lengkap kamu bisa cek di mafia39 linktree atau kunjuni blog kami di Blog Mafia39 dan wp mafia39 website official https://mafia39.top/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *