Mafia39 Slot Demo : Begini Penjelasan BMKG Soal Rongga Bawah Tanah di Pusat Bunyi Misterius Sumenep
Berita Asik, Berita keren, Berita Tequini, Berita unik dan nyeleneh, Jakarta Slot Online

Mafia39 Slot Demo : Begini Penjelasan BMKG Soal Rongga Bawah Tanah di Pusat Bunyi Misterius Sumenep

Mafia39 Slot Demo : Misteri dalam getaran bumi dan raungan misterius yang mengguncang Desa Monceng Tengah, Sumenep, semakin menyita perhatian. Tim ahli dari BMKG Stasiun Geofisika Tretes, Pasuruan, telah memasang alat seismograf di wilayah tersebut untuk mengungkap sumber kejadian yang misterius ini.

“Seismograf telah dipasang, dan kami berencana merekam getaran hingga besok pagi. Kami akan memeriksa data yang dihasilkan dan melacak perkembangan situasinya,” ungkap Koordinator Observasi dan Informasi BMKG Tretes, Suwarto, saat berbincang dengan detikJatim pada Minggu (13/8/2023).

Suwarto mengakui bahwa seismograf mungkin tidak secara langsung bisa mengungkap misteri dibalik bunyi misterius dan getaran yang meresahkan warga. Namun, keberadaan gua atau rongga bawah tanah dipertimbangkan sebagai penyebabnya, mengingat karakteristik tanah di Desa Monceng Tengah yang umumnya mengandung batu kapur dan formasi karst yang berpotensi berongga.

“Berdasarkan karakteristik tanah di Monceng Tengah, yang mayoritas mengandung batu kapur, kemungkinan adanya rongga atau gua di bawah tanah memang bisa saja terjadi,” jelas Suwarto.

Mafia39 Slot Demo : Begini Penjelasan Warga Ke BMKG Soal Rongga Bawah Tanah di Pusat Bunyi Misterius

Warga Desa Monceng Tengah menunjukkan sumber bunyi misterius seperti orang sedang menggali sumur. (Foto: dok. Ahmad Rahman/detikJatim) Berdasarkan hipotesis ini, getaran dan bunyi misterius mungkin disebabkan oleh benturan material di dalam rongga tersebut. Meskipun begitu, Suwarto menegaskan bahwa untuk memastikan penyebab pasti, diperlukan kajian lebih lanjut.

“Kemungkinan ada rongga di sana dan mungkin ada material yang jatuh atau bergerak, tapi ini harus melalui penelitian lebih lanjut. Mungkin metode dari ITS juga bisa membantu,” tambahnya.

Suwarto mengakui bahwa data dari seismograf sendiri belum cukup untuk menyimpulkan secara langsung. Oleh karena itu, data dari berbagai metode dan peralatan lain perlu diintegrasikan dalam analisis.

“Seismograf hanya merekam getaran. Kami akan menganalisis data tersebut, termasuk ketebalan lapisan tanah, densitas batuan, dan kecepatan rambat gelombang. Namun, untuk menyimpulkan penyebab secara pasti, kita memerlukan data dari metode dan peralatan lainnya,” terangnya.

Sampai saat ini, penyebab pasti dari fenomena misterius ini masih menjadi teka-teki. BPBD Sumenep akan menunggu hasil penelitian lebih lanjut dari ahli geologi yang akan melakukan survei di lokasi untuk mencari jawaban atas misteri ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *